NPINALAR PUBLIK
INDONESIA
TERPOPULERHUKUMPOLITIKEKONOMINASIONALPERISTIWATAJUKOPINI

MANUVER HALUS PRABOWO – DARI RUMAH MEGAWATI KE KURSI KAPOLRI

Prabowo dinilai sedang memainkan catur politik tingkat tinggi. Dari pertemuan di rumah Megawati, bidak selanjutnya mengarah ke kursi Kapolri.

Prabowo dinilai sedang memainkan catur politik tingkat tinggi. Dari pertemuan di rumah Megawati, bidak selanjutnya mengarah ke kursi Kapolri.

1 Oktober 2026

Opini : Amru Siregar, SH

Jakarta, Nalar Publik Indonesia – Jika dibaca terpisah, tiga peristiwa dalam empat hari terakhir terlihat tidak berhubungan. Tapi jika disatukan, inilah catur politik paling halus Prabowo Subianto sepanjang 2026.

Senin, 28 September 2026.
Prabowo mendatangi kediaman Megawati Soekarnoputri. Secara resmi takziah atas wafatnya Guruh Soekarnoputra. Secara politik, ini adalah soan yang lebih dalam dari sekedar duka. Setelah hampir dua tahun hubungan PDIP dan pemerintah berada di persimpangan, pertemuan itu adalah sinyal: Prabowo tidak ingin PDIP menjadi oposisi yang memukul dari luar.

Selasa- Rabu, 29-30 September.
Di saat yang sama, ulah Genk Solo semakin menjadi-jadi. Sidang ijazah di MK yang menyeret Wapres, isu Danantara yang coba membenturkan Menkeu, dan manuver-manuver yang mengganggu konsentrasi pemerintahan.

Kamis, 1 Oktober. Jawabannya keluar. Surat Presiden Nomor R57/Surpres/09/2026. Presiden mengusulkan pemberhentian Jenderal Listyo Sigit dan mengangkat Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru.

Nama Suyudi adalah kunci. Ia bukan dari lingkaran manapun. Polisi reserse murni, Akpol 94, rekam jejak bersih dari Bogor hingga Banten hingga BNN. Ia bisa diterima semua faksi.

Inilah manuver halus itu. Prabowo memperkecil kemungkinan serangan dari lawan politik, khususnya PDIP dan Demokrat. Tanpa mengabaikan partai-partai yang cari aman: Golkar, PAN, PKB, NasDem, dan PKS.

Semua untuk dua hal: agar pemerintahan saat ini berjalan baik dan aman, dan untuk penglihatan ke 2029.

Dan di akhir Fit and Proper Test di Gedung DPR RI tadi, Kapolri baru mengusung thema yang ditunggu-tunggu rakyat:

Amru Siregar SH berharap Kapolri Yang baru Komjen Pol Drs Suyudi Ario Seto dapat membuktikan Tema yang beliau usung saat Fit  and Proper Test  POLRI BERSAMA RAKYAT.  Sebuah janji sederhana yang dinanti 280 juta jiwa. Semoga bukan sekedar jargon di ruang ber-AC Senayan, tapi jadi kenyataan di seluruh Indonesia . Amin."

Amru Siregar SH berharap Kapolri Yang baru Komjen Pol Drs Suyudi Ario Seto dapat membuktikan Tema yang beliau usung saat Fit and Proper Test POLRI BERSAMA RAKYAT. Sebuah janji sederhana yang dinanti 280 juta jiwa. Semoga bukan sekedar jargon di ruang ber-AC Senayan, tapi jadi kenyataan di seluruh Indonesia . Amin.”

POLRI BERSAMA RAKYAT.

Tiga kata yang sederhana, tapi merangkum semua harapan. Setelah era Presisi yang fokus ke internal, kini saatnya Polri kembali ke jalan, ke kampung, ke sawah, bersama rakyat.

Kalau Polri bersama rakyat, maka ia tidak akan bersama satu kekuatan politik manapun. Itulah harapan kita semua.

Semoga terwujud. Amin.

Tim Editor Nalar Publik Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *